OPM kembali beraksi di Ilaga !!!
![]() |
| kembali terjadi penembakan di Distrik Ilaga |
Ilaga, Kekerasan, perampokan, pemerkosaan, pemalangan
hingga pembunuhan Memang sudah menjadi sifat yang mendasar bagi Kelompok
Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Prov. Papua. Setelah berulang kali mereka
selalu membuat masyarakat Papua resah dan ketakutan, kali ini mereka kembali
melakukan tindakan kriminal dengan merampok sejumlah fasilitas seperti Hp, Ht, uang
karyawan serta kunci-kunci alat berat yang digunakan untuk pelaksanaan
pembangunan di Provinsi Papua ini.
Sejumlah fasilitas alat berat yang dimiliki oleh PT.
MTT dilaporkan beberapa kunci alat berat tersebut dirampok oleh KKB yang diduga
kuat pimpinan Lekagak Telenggen yang berada di kampung Mundidok Distrik Ilaga
Kemarin (Selasa, 22/11). Lekagak berjanji akan menyerahkan kembali hasil
rampokan nya tersebut, apabila Pemda memberikan uang yang diminta oleh Pok KKB
ini, Lekagak mengancam serta akan melakukan teror terhadap karyawan bahkan
melakukan pembakaran PT. MTT, apabila
permintaan uang dari lekagak kepada Pemda tidak dituruti.
Setelah Mendengar Laporan ini, Kapolsek Ipda Menase
Sayori dengan cepat datang ke TKP bersama Danramil Ilaga. Perkuatan dan olah
TKP dilakukan dengan membawa perkuatan sejumlah pasukan yang terdiri dari
Anggota Polri dan TNI dikarenakan KKB tersebut membawa senjata laras panjang.
Kapolsek juga menjelaskan bahwa pihaknya cepat atau
lambat pasti akan menangkap dan mengadili pelaku tindak kriminal tersebut.
“Dengan ijin Tuhan, cepat atau lambat kami akan tangkap pelaku, karena mereka
selalu membuat resah masyarakat Papua dan menghambat pembangunan di Distrik
Ilaga ini” ujar Kapolsek.
Banyak hal-hal yang menjadi tantangan dalam penanganan
tindak kriminal ini seperti mendapat tembakan dari pelaku tindak kriminal yang
diarahkan pada petugas saat perjalanan menuju TKP.
“Saat petugas datang ke TKP, kami sempat mendapat
tembakan dari arah ketinggian namun saat itu juga kami lakukan pengejaran dan
penyisiran namun pelaku sudah melarikan diri. Saat ini situasi sudah kondusif,
demi mencegah hal yang tidak diinginkan saya memerintahkan karyawan PT. MTT
agar mengevakuasi fasilitas alat berat ke Kota Ilaga” ujar Kapolsek
menambahkan.
Tidak ada jatuh korban jiwa dalam kejadian ini namun
beberapa kunci alat berat (excavator dan Truck) dan HP dirampok serta
beberapa fasilatas lainnya dirusak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Masyarakat serta karyawan PT. MTT berharap pelaku dapat ditangkap karena sudah
meresahkan dan menghambat pembangunan di Papua khususnya di Distrik Ilaga ini.
TPN OPM ini menolak semua program Pemerintah
Republik Indonesia di Papua Barat, Karena menganggap semua bentuk pembangunan
di Papua oleh pemerintah Republik Indonesia adalah tujuan untuk memusnahkan
orang Papua asli.
Mereka menyatakan dengan tegas tidak dapat
diijinkan untuk membangun jalan trans atau pun pemekaran Kabupaten dan Provinsi
baru di seluruh wilayah Papua Barat.hal ini mengakibatkan Pembangunan jalan
trans Paluga-Sinak yg selama ini
diharapkan dan memudahkan masyarakat untuk beraktifitas menjadi terhenti,
sampai situasi dinyatakan kondusif.












